Ragi memfermentasi gula
Ragi adalah mikroorganisme hidup. Saat aktif, ia menghasilkan karbon dioksida dan senyawa lain yang ikut membentuk aroma roti.
Sains · 5 menit
Adonan yang awalnya padat dan kecil bisa berubah menjadi roti empuk berongga. Perubahan ini terjadi karena gas terbentuk di dalam adonan dan tertahan oleh jaringan protein tepung.

Materi
Pada banyak roti, ragi memfermentasi gula yang tersedia di adonan. Proses ini menghasilkan karbon dioksida. Ketika tepung dan air dicampur serta diuleni, protein pembentuk gluten membangun jaringan elastis yang dapat menahan gelembung gas.

01 · FERMENTASI
Ragi menggunakan gula yang tersedia sebagai sumber energi. Salah satu hasil fermentasinya adalah gas karbon dioksida.
02 · JARINGAN GLUTEN
Protein tepung terigu membentuk jaringan gluten yang lentur. Jaringan ini menahan banyak gelembung kecil agar tidak mudah lepas.
03 · PROOFING
Karbon dioksida terkumpul dalam gelembung yang tertahan, sehingga volume adonan bertambah. Inilah proses pengembangan atau proofing.
04 · DIPANGGANG
Pada awal pemanggangan, gas dan uap mengembang sehingga roti dapat naik lagi. Setelah bagian dalam matang, struktur roti menetap dan pori-pori remah terbentuk.
Riset
Dua hal ini bekerja bersama: ragi menyediakan karbon dioksida, sedangkan adonan yang elastis menahan gelembungnya. Suhu dan lama fermentasi memengaruhi seberapa cepat gas dihasilkan.

Ragi adalah mikroorganisme hidup. Saat aktif, ia menghasilkan karbon dioksida dan senyawa lain yang ikut membentuk aroma roti.
Jaringan gluten memberi adonan kemampuan meregang dan menahan gas, sehingga gelembung dapat memperbesar adonan.
Ketika adonan masuk oven, gas yang sudah ada mengembang dan uap terbentuk. Panas kemudian mematangkan serta mengunci struktur remah.
Mitos
“Roti mengembang karena ragi menghasilkan udara.”
Kurang tepat.
Gas utama dari fermentasi ragi adalah karbon dioksida. Gas ini mengisi gelembung dalam adonan, bukan udara baru yang dibuat ragi.
Fakta
“Tidak semua roti mengembang dengan ragi.”
Fakta.
Sebagian roti cepat memakai bahan pengembang kimia seperti baking powder atau soda kue yang menghasilkan gas tanpa fermentasi ragi.
Contoh
Setiap tahap meninggalkan tanda yang bisa kita amati.

Volume bertambah
Gelembung karbon dioksida terkumpul di dalam adonan yang ditutup, sehingga adonan menjadi lebih besar dan terasa ringan.

Mengembang lagi di awal pemanggangan
Gas dalam adonan mengembang karena panas, sementara air berubah menjadi uap. Setelah matang, struktur roti menahan bentuk akhirnya.

Terlihat pori-pori remah
Ruang-ruang kecil yang terlihat saat roti diiris berasal dari gelembung gas yang mengembang lalu tertinggal dalam struktur roti matang.
Cek pemahaman
0/3 terjawab

Soal 1 / 3
Soal 2 / 3
Soal 3 / 3
Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping