Sains · 5 menit

Kenapa Laut Rasanya Asin?

Sungai mengalir ke laut setiap hari, tetapi laut tidak terasa seperti air tawar. Dari mana garamnya berasal, dan kenapa tidak hilang?

Mineral batuanSungaiPenguapan
Ikuti perjalanan garam
Robot menjelaskan hujan dan sungai yang membawa mineral ke laut, penguapan oleh matahari, serta ventilasi hidrotermal di dasar laut.

Materi

Garam menempuh perjalanan panjang.

Rasa asin laut terbentuk dari mineral yang terlarut dan terkumpul selama waktu geologis. Prosesnya punya beberapa sumber.

Hujan melapukkan batuan, sungai mengangkut mineral ke laut, matahari menguapkan air, dan ventilasi dasar laut melepaskan mineral.
  1. 01 · BATUAN

    Hujan melarutkan mineral

    Air hujan yang sedikit asam melapukkan batuan di darat. Proses ini melepaskan ion dan mineral ke dalam air.

  2. 02 · SUNGAI

    Aliran membawa mineral ke laut

    Air permukaan mengalir ke sungai. Sungai membawa sebagian mineral terlarut itu menuju muara dan laut.

  3. 03 · DASAR LAUT

    Ada sumber dari bawah laut

    Air laut yang masuk ke retakan kerak bumi dapat dipanaskan dan bereaksi dengan batuan. Cairan hidrotermal kemudian keluar membawa berbagai zat terlarut.

  4. 04 · PENGUAPAN

    Air pergi, garam tertinggal

    Matahari menguapkan air dari permukaan laut. Uap air hampir tidak membawa garam, sehingga garam tetap berada di laut.

Riset

Air laut bukan cuma air dan garam dapur.

Salinitas adalah ukuran jumlah garam terlarut. Rata-rata air laut memiliki sekitar 35 gram garam per kilogram air laut, tetapi nilainya berbeda-beda menurut tempat.

Robot memperbesar tetes air laut untuk menunjukkan beragam ion dan mineral terlarut.

Natrium dan klorida

Dua ion ini membentuk sebagian besar ion terlarut di laut dan juga merupakan penyusun utama garam dapur.

Banyak mineral lain

Air laut juga mengandung magnesium, sulfat, kalsium, kalium, dan zat terlarut lain dalam jumlah berbeda.

Kadar garam bisa berubah

Penguapan cenderung menaikkan salinitas; hujan, aliran sungai, dan pencairan es menambahkan air tawar dan cenderung menurunkannya.

Mitos

Laut asin hanya karena airnya menguap.

Belum lengkap.

Penguapan meninggalkan garam di laut, tetapi mineralnya perlu datang dari sumber lain. Pelapukan batuan di darat dan proses di dasar laut ikut menyumbang zat terlarut.

Fakta

Air sungai membawa mineral terlarut ke laut.

Benar.

Air hujan dan aliran permukaan melarutkan sebagian mineral dari batuan, lalu sungai mengangkutnya menuju laut.

Contoh

Kenapa asin di satu tempat bisa berbeda?

Air laut terus bergerak dan bercampur, tetapi kondisi lokal memengaruhi kadar garam.

Perbandingan muara sungai, penguapan di wilayah kering, hujan di laut, dan pembentukan es di wilayah kutub.

Dekat muara

Bercampur air tawar

Aliran sungai dapat membuat air di sekitar muara kurang asin daripada laut lepas.

Wilayah kering

Penguapan kuat

Saat banyak air menguap dan sedikit hujan turun, salinitas permukaan dapat meningkat.

Hujan lebat

Air lebih encer

Hujan menambahkan air tawar ke permukaan laut dan dapat menurunkan salinitas setempat.

Laut kutub

Es memengaruhi air sekitar

Ketika es laut terbentuk, sebagian besar garam tertinggal di air sekitarnya.

Cek pemahaman

Cek pemahamanmu.

0/3 terjawab

Robot memeriksa tetes air laut berisi kristal garam dengan kaca pembesar.

Soal 1 / 3

Bagaimana mineral dari batuan darat bisa sampai ke laut?

Soal 2 / 3

Saat air laut menguap, apa yang biasanya terjadi pada garam terlarut?

Soal 3 / 3

Apa yang dapat menurunkan salinitas permukaan laut setempat?

Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping