Reseptor merespons panas
TRPV1 membantu tubuh mendeteksi panas dan rangsangan lain yang berpotensi mengganggu jaringan.
Sains · 5 menit
Cabai bisa membuat mulut terasa seperti kepanasan, padahal suhunya tidak benar-benar naik. Sensasi itu dimulai ketika satu zat dalam cabai mengaktifkan sensor tertentu di tubuh.
Materi
Rasa pedas bukan rasa dasar seperti manis atau asin. Ini adalah sensasi panas dan iritasi yang diteruskan oleh saraf.

01 · CABAI
Capsaicin adalah senyawa utama yang menimbulkan sensasi pedas. Senyawa ini dapat berinteraksi dengan ujung saraf sensorik di mulut.
02 · RESEPTOR
Capsaicin mengaktifkan TRPV1, kanal sensorik yang juga merespons suhu panas dan rangsangan tertentu lainnya.
03 · SARAF
Aktivasi reseptor memicu sinyal pada saraf sensorik. Sinyal itu bergerak dari mulut menuju otak untuk ditafsirkan.
04 · SENSASI
Karena jalur sensor yang aktif juga terkait dengan panas, otak menafsirkan sinyal cabai sebagai rasa terbakar atau panas.
Riset
TRPV1 dikenal sebagai reseptor yang peka terhadap panas berbahaya. Capsaicin dapat mengaktifkannya tanpa perlu menaikkan suhu makanan.

TRPV1 membantu tubuh mendeteksi panas dan rangsangan lain yang berpotensi mengganggu jaringan.
Molekul capsaicin berinteraksi dengan TRPV1 dan memicu aktivitas saraf yang memberi kesan panas.
Mulut terasa panas, tetapi sensasi tersebut tidak berarti cabai menaikkan suhu jaringan seperti makanan yang benar-benar panas.
Mitos
“Cabai terasa pedas karena suhunya selalu panas.”
Mitos.
Cabai dapat terasa pedas pada suhu ruang. Capsaicin mengaktifkan reseptor sensorik yang juga merespons panas.
Fakta
“Capsaicin dapat memicu sensasi panas lewat TRPV1.”
Fakta.
TRPV1 mengirim sinyal sensorik saat aktif. Otak menafsirkan sinyal itu sebagai rasa panas atau terbakar.
Contoh
Sensasi pedas bisa terasa berbeda pada setiap orang dan di bagian tubuh yang berbeda.

Terasa terbakar
Ujung saraf sensorik di mulut mengirim sinyal setelah capsaicin mengaktifkan reseptornya.

Perih dan berair
Capsaicin juga dapat mengiritasi permukaan mata yang sensitif. Hindari menyentuh mata setelah memegang cabai.

Pengalaman tiap orang bervariasi
Jenis dan jumlah cabai, serta kepekaan seseorang, ikut memengaruhi kuatnya sensasi.
Cek pemahaman
0/3 terjawab

Soal 1 / 3
Soal 2 / 3
Soal 3 / 3
Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping