Tetesan awan sangat kecil
Tetesan awan jauh lebih kecil daripada tetes hujan. Karena ukurannya, tetesan bergerak turun dengan lambat dan mudah dipengaruhi udara di sekitarnya.
Sains · 5 menit
Awan terlihat seperti kapas besar yang santai di langit. Padahal awan tersusun dari air. Kenapa airnya tidak langsung jatuh?

Materi
Awan bukan gumpalan uap yang terlihat. Awan tampak karena banyak tetesan air kecil atau kristal es berkumpul di udara.

01 · MENGUAP
Panas dari Matahari membuat sebagian air di laut, danau, sungai, dan tanah menguap lalu bercampur dengan udara.
02 · NAIK DAN DINGIN
Udara yang naik mengembang dan mendingin. Ketika cukup dingin, uap air mulai berubah menjadi cair atau langsung menjadi kristal es.
03 · MENGEMBUN
Debu, garam laut, dan partikel mikroskopis lain menjadi tempat uap air mengembun. Kumpulan tetesan atau kristal es itu terlihat sebagai awan.
04 · BERKUMPUL
Satu tetesan terlalu kecil untuk terlihat dari jauh. Miliaran tetesan dan kristal es bersama-sama menyebarkan cahaya sehingga awan tampak putih atau kelabu.
Riset
Tetesan awan berukuran amat kecil, jadi gravitasi menariknya turun dengan sangat lambat. Gerakan udara di atmosfer dapat menahan atau membawa tetesan itu, sementara angin menggeser awan.

Tetesan awan jauh lebih kecil daripada tetes hujan. Karena ukurannya, tetesan bergerak turun dengan lambat dan mudah dipengaruhi udara di sekitarnya.
Arus naik, turbulensi, dan angin menggerakkan udara beserta tetesan kecil. Awan bukan benda padat yang melayang utuh.
Tetesan dapat bertabrakan dan bergabung. Saat partikel air atau es cukup besar dan berat, ia jatuh sebagai hujan, salju, atau presipitasi lain.
Mitos
“Awan mengapung karena berisi udara panas seperti balon.”
Tidak sesederhana itu.
Awan terdiri dari tetesan air atau kristal es dalam udara. Tetesan yang amat kecil jatuh lambat, dan gerakan udara membantu mempertahankannya di atmosfer.
Fakta
“Awan dan hujan sama-sama mengandung air.”
Benar.
Perbedaannya terutama ukuran dan bentuk partikelnya. Tetesan awan kecil, sedangkan partikel presipitasi telah tumbuh cukup besar untuk jatuh.
Contoh
Gerakan udara dan kondisi tempat membentuk beragam awan yang kita lihat dari permukaan Bumi.

Gumpalan putih
Sering terbentuk ketika udara hangat dan lembap naik lalu mendingin.
Awan dekat tanah
Tetesan kecil yang sama berada dekat permukaan, sehingga kita menyebutnya kabut.
Udara dipaksa naik
Udara lembap yang melewati lereng dapat naik, mendingin, lalu membentuk awan.
Partikel membesar
Tetesan air atau kristal es tumbuh hingga cukup berat untuk jatuh dari awan.
Cek pemahaman
0/3 terjawab

Soal 1 / 3
Soal 2 / 3
Soal 3 / 3
Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping