Jarak satu satuan astronomi
Bumi rata-rata sekitar 150 juta km dari Matahari. Dibagi kecepatan cahaya, itu sekitar 8 menit 20 detik.
Sains · 6 menit
Bayangkan Matahari lenyap seketika. Langit tidak langsung hitam, dan Bumi tidak langsung jatuh ke kegelapan yang beku.

Garis waktu
Ini eksperimen pikiran. Matahari tidak benar-benar bisa “menghilang”, tapi urutan fisiknya bisa dihitung.
0–8 menit
Cahaya dan perubahan gravitasi butuh sekitar 8 menit 20 detik untuk menempuh jarak Bumi–Matahari. Selama jeda itu, langit tetap terang dan Bumi masih belok di orbitnya.

~8 menit 20 dtk
Sinar terakhir tiba, lalu habis. Tarikan gravitasi ikut “putus” pada saat yang sama. Bumi tidak jatuh ke titik kosong—ia terus melaju lurus dengan kecepatan orbitnya, sekitar 30 km/s.

+1,3 detik
Cahaya pantulan Bulan butuh sekitar 1,3 detik untuk sampai ke Bumi. Bulan baru gelap sedikit setelah Bumi kehilangan siang.

Beberapa hari
Partikel angin Matahari jauh lebih lambat daripada cahaya. Aliran terakhir baru tiba beberapa hari kemudian, lalu aurora dan gangguan dari Matahari berhenti.

Minggu–tahun
Udara dan lautan masih menyimpan panas. Perkiraan model sederhana: dalam kira-kira seminggu suhu rata-rata turun di bawah 0 °C, dan dalam setahun bisa mendekati −70 °C. Es menutup laut dari permukaan; air di bawahnya bisa tetap cair lebih lama.

Riset
Dalam relativitas umum, informasi gravitasi tidak merambat seketika. Kecepatan batasnya sama dengan cahaya.
Bumi rata-rata sekitar 150 juta km dari Matahari. Dibagi kecepatan cahaya, itu sekitar 8 menit 20 detik.
Tanpa gaya ke pusat, gerak melingkar berhenti melengkung. Hasilnya garis lurus yang menyinggung orbit lama, bukan terjun ke tempat Matahari tadi berada.
Fotosintesis berhenti begitu gelap. Suhu permukaan turun jauh lebih lambat karena atmosfer, tanah, dan terutama lautan menyimpan energi.
Mitos
“Begitu Matahari hilang, Bumi langsung gelap dan membeku dalam hitungan detik.”
Salah.
Ada jeda cahaya sekitar 8 menit. Setelah itu pendinginan butuh hari sampai tahun, bukan detik.
Fakta
“Cahaya dan gravitasi Matahari berhenti “terasa” di Bumi pada saat yang sama.”
Benar, dalam model ini.
Keduanya merambat dengan kecepatan cahaya. Tidak ada skenario di mana Bumi sudah gelap tetapi masih ditarik orbit seperti biasa, atau sebaliknya.
Materi
Matahari bukan satu-satunya sumber cahaya dan panas di Tata Surya.

Langit malam tetap penuh bintang. Yang hilang adalah siang dan pantulan cahaya Matahari di Bulan serta planet.
Inti Bumi masih panas. Di dekat celah hidrotermal, air bisa tetap cair dan menopang mikroba jauh setelah permukaan membeku.
Pangan, bahan bakar, dan reaktor nuklir masih bisa dipakai sementara. Panel surya langsung mati setelah cahaya terakhir habis.
Cek pemahaman
0/3 terjawab
Soal 1 / 3
Soal 2 / 3
Soal 3 / 3
Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping