Teknologi · 5 menit

Bagaimana QR Code Menyimpan Informasi?

Kotak-kotak hitam putih di QR code tampak acak, tetapi susunannya membawa data yang bisa dibaca kamera. Di dalam pola itu bisa ada tautan, teks, atau informasi lain.

Pola kotakKamera membacaKoreksi kesalahan
Ikuti perjalanan datanya
Robot melompat sambil memindai pola QR dan menangkap aliran informasi yang keluar darinya.

Materi

Informasi diubah menjadi pola yang bisa dipindai.

Sebelum dicetak, perangkat lunak mengubah informasi menjadi bit, menambahkan data untuk membantu koreksi, lalu menempatkannya dalam kisi kotak kecil yang disebut modul.

Empat tahap QR: informasi diubah menjadi bit, disusun sebagai kotak, dipindai kamera, lalu dikembalikan menjadi informasi.

Teks atau tautan dikodekan

Pembuat QR memilih data seperti angka, teks, atau alamat web. Data itu diubah menjadi rangkaian bit, yaitu satuan informasi digital yang dapat direpresentasikan oleh pola modul.

Bit ditempatkan di kisi kotak

Bit data dan kode koreksi disusun menjadi modul gelap dan terang. Pola kotak besar di beberapa sudut bukan isi tautan; pola itu membantu pemindai menemukan posisi dan arah kode.

Gambar diubah menjadi kisi

Kamera menangkap kode dari permukaan, lalu perangkat lunak mencari pola penanda untuk memperkirakan sudut dan ukuran kisi. Setelah itu, nilai setiap modul dibaca.

Perangkat menyusun kembali informasinya

Pemindai menggunakan format dan metode koreksi kesalahan untuk memeriksa data, lalu menerjemahkannya kembali menjadi teks, tautan, atau jenis data yang disimpan.

Riset

Tidak semua kotak pada QR punya tugas yang sama.

Pola besar di sudut membuat kode cepat dikenali, sedangkan bagian kisi lainnya membawa data serta informasi untuk membaca dan memulihkannya.

Robot memakai kaca pembesar untuk memeriksa tiga pola penanda dan modul kecil QR code.

Penanda posisi

Tiga pola persegi besar di sudut membantu kamera menemukan QR dan membaca orientasinya, bahkan ketika kode dipindai dari arah berbeda.

Modul data

Kotak-kotak kecil lain menyimpan bit data dan informasi pendukung. Banyaknya data dan pilihan koreksi menentukan seberapa rapat kisi QR yang diperlukan.

Koreksi kesalahan

QR menyertakan data redundan dengan koreksi Reed–Solomon. Ini dapat membantu memulihkan sebagian data bila kode kotor atau rusak, tetapi tidak menjamin setiap kerusakan bisa dibaca.

Mitos

Semua QR code hanya menyimpan alamat situs web.

Mitos.

QR dapat membawa berbagai jenis data, misalnya angka atau teks. Tautan web hanyalah salah satu jenis informasi yang sering dimasukkan.

Fakta

Pola kotak besar di sudut membantu kamera menentukan posisi dan arah QR.

Fakta.

Pola deteksi posisi membantu pembaca menemukan simbol dan membaca kode dari berbagai orientasi.

Contoh

Data yang sama bisa dipakai dalam banyak situasi.

Saat dipindai, perangkat membaca isi yang dikodekan—bukan menebak dari gambar atau desain di sekitarnya.

Robot membantu memindai QR code pada menu, label paket, dan tiket acara.

Menu restoran

Membuka tautan

QR pada meja bisa menyimpan alamat web yang mengarah ke menu digital restoran.

Label paket

Mengenali data barang

QR dapat menyimpan kode atau data yang dipakai sistem untuk mengenali dan melacak suatu barang.

Tiket acara

Memuat identitas tiket

Pemindai membaca data pada tiket untuk mencocokkannya dengan sistem penyelenggara.

Cek pemahaman

Cek pemahamanmu.

0/3 terjawab

Robot memindai QR code kecil dengan ponsel sambil berputar penuh semangat.

Soal 1 / 3

Apa yang direpresentasikan oleh kotak-kotak kecil QR code?

Soal 2 / 3

Apa fungsi pola persegi besar di sudut QR?

Soal 3 / 3

Apa manfaat koreksi kesalahan pada QR?

Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping