Panas memicu penguraian
Kayu perlu menerima panas agar bahan penyusunnya terurai dan menghasilkan produk yang dapat terbakar.
Sains · 5 menit
Kayu yang terbakar tidak sekadar berubah warna. Panas menguraikan bahan penyusunnya, gas yang lepas menyala, dan sisa kayu perlahan berubah menjadi arang serta abu.

Materi
Kayu tersusun terutama dari bahan organik seperti selulosa, hemiselulosa, dan lignin, serta mengandung air dan sedikit mineral. Saat dipanaskan, air menguap lalu struktur kayu terurai melalui pirolisis dan melepaskan berbagai gas serta uap yang mudah terbakar.

01 · DIPANASKAN
Energi panas lebih dulu menghangatkan kayu dan menguapkan sebagian air yang terkandung di dalamnya.
02 · PIROLISIS
Panas yang cukup menguraikan bahan organik kayu. Proses ini melepaskan gas dan uap yang dapat menjadi bahan bakar, sekaligus membentuk arang.
03 · NYALA API
Gas yang keluar bercampur dengan oksigen di udara dan terbakar. Reaksi ini melepaskan cahaya dan panas yang dapat memanaskan kayu di dekatnya.
04 · MEMBARA
Setelah gas mudah terbakar berkurang, arang dapat terus membara ketika bereaksi dengan oksigen. Bahan mineral yang tidak ikut terbakar tertinggal sebagai abu.
Riset
Api kayu terutama terlihat ketika gas hasil pemanasan kayu bereaksi dengan oksigen di udara. Reaksi itu melepaskan panas; sebagian panas kembali memanaskan kayu sehingga proses dapat berlanjut selama bahan bakar dan oksigen tersedia.

Kayu perlu menerima panas agar bahan penyusunnya terurai dan menghasilkan produk yang dapat terbakar.
Gas mudah terbakar bereaksi dengan oksigen. Aliran udara ikut memengaruhi seberapa kuat pembakaran berlangsung.
Arang kaya karbon dapat bereaksi dengan oksigen di permukaannya dan melepaskan panas, bahkan saat nyala api mengecil.
Mitos
“Bagian kayu padat yang kita lihat langsung menjadi api.”
Kurang tepat.
Panas lebih dulu menguraikan kayu dan melepaskan gas. Nyala api terutama terbentuk ketika gas itu bercampur dengan udara dan terbakar.
Fakta
“Panas dari api dapat membantu pembakaran berlanjut.”
Fakta.
Panas api dapat memanaskan bagian kayu yang belum terbakar sehingga penguraian dan pelepasan gas bahan bakar terus berlangsung.
Contoh
Warna dan bentuk kayu berubah seiring panas menguraikan bahan penyusunnya.

Permukaan mengalami pengarangan
Panas memecah bahan organik dan menyisakan lapisan arang gelap. Gas dari kayu yang dipanaskan dapat menyokong nyala api.

Kayu terus membara
Ketika pelepasan gas berkurang, nyala api melemah. Arang masih dapat bereaksi dengan oksigen dan menyala merah membara.

Mineral tidak ikut terbakar
Setelah bahan yang dapat terbakar habis, partikel mineral yang tersisa tampak sebagai abu berwarna pucat.
Cek pemahaman
0/3 terjawab

Soal 1 / 3
Soal 2 / 3
Soal 3 / 3
Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping