Sains · 5 menit

Apa yang Membuat Kembang Api Berwarna?

Kembang api mekar dengan warna merah, hijau, atau biru. Warna itu bukan cat yang menyala, melainkan cahaya khas yang dipancarkan unsur tertentu setelah menerima energi panas.

EnergiElektronWarna cahaya
Lihat asal warna
Robot mengagumi semburat kembang api berwarna merah, hijau, dan biru di langit.

Materi

Panas membuat atom memancarkan cahaya.

Kembang api mengandung senyawa yang menghasilkan warna. Panas dari reaksi pembakaran memberi energi pada atom atau molekul di dalamnya. Elektron yang mendapat energi berpindah ke keadaan berenergi lebih tinggi, lalu memancarkan cahaya saat kembali ke tingkat energi yang lebih rendah.

Urutan elektron menerima energi, kembali ke tingkat energi lebih rendah, lalu memancarkan cahaya berwarna.
  1. 01 · ENERGI

    Reaksi menghasilkan panas

    Pembakaran dalam kembang api melepaskan energi panas yang dapat mengangkat elektron ke keadaan berenergi lebih tinggi.

  2. 02 · ELEKTRON

    Elektron berada di keadaan tereksitasi

    Keadaan berenergi tinggi ini hanya berlangsung sebentar. Tiap unsur memiliki susunan tingkat energi elektronnya sendiri.

  3. 03 · CAHAYA

    Energi dilepas sebagai foton

    Ketika elektron kembali ke keadaan berenergi lebih rendah, selisih energinya dilepaskan sebagai foton atau partikel cahaya.

  4. 04 · WARNA

    Energi cahaya menentukan warna

    Besar energi foton menentukan panjang gelombang cahaya. Karena tingkat energi tiap unsur berbeda, warna cahaya yang dipancarkan juga dapat berbeda.

Riset

Senyawa logam yang berbeda menghasilkan warna berbeda.

Senyawa logam dalam kembang api memancarkan warna khas ketika dipanaskan. Warna yang tampak berasal dari cahaya yang dipancarkan; beberapa warna juga melibatkan molekul yang terbentuk selama pembakaran.

Robot memperhatikan model atom saat elektron turun tingkat energi dan memancarkan sinar warna.

Merah dari stronsium

Senyawa stronsium umum digunakan untuk menghasilkan semburat merah pada kembang api.

Hijau dari barium

Senyawa barium dapat menghasilkan cahaya hijau yang khas.

Biru dari tembaga

Senyawa tembaga dapat memancarkan warna biru. Membuat warna biru yang terang dan murni merupakan tantangan dalam pertunjukan kembang api.

Mitos

Semua warna kembang api berasal dari warna api itu sendiri.

Kurang tepat.

Panas memicu pancaran cahaya, tetapi jenis atom atau molekul yang memancarkannya menentukan panjang gelombang dan warna khas yang terlihat.

Fakta

Natrium dapat menghasilkan warna kuning.

Fakta.

Emisi natrium yang kuat berada di bagian kuning spektrum cahaya tampak, sehingga senyawanya dapat memberi warna kuning.

Contoh

Setiap unsur memberi aksen warna tersendiri.

Berikut beberapa warna yang sering terlihat dalam pertunjukan kembang api.

Semburat kembang api merah dengan bintang-bintang cahaya dan robot yang menunjuk ke atas.

Kilau merah

Senyawa stronsium

Cahaya merah dapat muncul saat senyawa stronsium yang dipanaskan memancarkan energi pada panjang gelombang di wilayah merah.

Semburat kembang api hijau dengan bintang-bintang cahaya dan robot yang menunjuk ke atas.

Semburat hijau

Senyawa barium

Senyawa barium yang tereksitasi dapat memancarkan cahaya hijau yang tampak jelas di langit malam.

Semburat kembang api biru-putih dengan bintang-bintang cahaya dan robot yang menunjuk ke atas.

Biru terang

Senyawa tembaga

Senyawa tembaga dapat memancarkan cahaya biru. Warna biru yang terang lebih sulit dicapai karena suhu tinggi dapat mengubah emisi warnanya.

Cek pemahaman

Cek pemahamanmu.

0/3 terjawab

Robot berpikir sambil melihat kilau kembang api merah, hijau, biru, dan kuning.

Soal 1 / 3

Apa yang terjadi saat elektron kembali ke tingkat energi lebih rendah?

Soal 2 / 3

Senyawa logam apa yang umum menghasilkan semburat hijau?

Soal 3 / 3

Mengapa unsur yang berbeda dapat menghasilkan warna berbeda?

Geser kiri/kanan atau pakai tombol di samping